Do'a Shalawat Nariyah dan Manfaatnya

Kegunaan Sholawat Nariyah
Faedah Shalawat Nariyah.
Do'a Shalawat Nariyah dan Manfaatnya-Biasanya kalau saya pribadi paling suka membaca shalawat diwaktu mau tidur atau pun bangun tidur sebab dulu sekali almarhum abah saya mendidik anak-anaknya agar senantiasa berdo'a sebelum dan sesudah tidur.

Dan salah satu yang beliau ajarkan adalah shalawat dan itu pula yang saya tanamkan bagi anak-anak saya agar suka membaca shalawat serta mengamalkannya.

Dikesempatan kali ini saya akan bahasa Apa Saja Manfaat Do'a Shalawat Nariyah itu.Disebutkan dalam kitab Khozinatul Asror (halaman 179) bahwa salah satu shalawat yang mustajab adalah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah.Karena jika mereka ummat Islam mengharapkan apa yang dicita-citakan atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali dan tak lama kemudian tercapailah apa yang dikehendaki tersebut.

Do'a Shalawat Nariyah dan Manfaatnya
Dan berikut ini bacaan shalawat tersebut:
Allohumma sholli shollatan kamilah wa sallim salaman Taman ala sayyidina Muhammadiladzi tanhallu bihil uqodu wa tanfariju bihil kurobu.Wa tuqdhobihil hawa iju wa tunna lu bihiro ibu wa husnul khowatim wa yustaqol ghomawu biwaj hihil kariim wa ala aalihi washosbihi fii kulli lamhatin wa hafasim bi adadi kulli ma luu mi laka ya robbal aalamiin..

Artinya:
Ya Allah Tuhan Kami limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan yang sempurna atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW.Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan ditunaikan segala macam hajat tercapai segala keinginan dan khusnul khotimah dicurahkan rahmat dengan berkah pribadinya yang mulia.Kesejahteraan dan keselamatan yang sempurnah itu semoga Engkau limpahkan juga kepada para keluarga dan sahabatnya setiap kedipan mata dan hembusan nafas bahkan sebanyak pengetahuan Engkau Ya Tuhan semesta alam.

Shalawat ini juga oleh para ahli yang tahu rahasia alam diyakini sebagai kunci gudang yang mumpuni.Dan Imam Dainuri memberikan komentarnya: Siapa membaca shalawat ini sehabis shalat Fardhu 11 kali digunakan sebagai wiridan maka rezekinya tidak akan putus disamping mendapatkan pangkat kedudukan dan tingkatan orang kaya.

Hadits riwayat Ibnu Mundah dari Jabir mengatakan Rasulullah SAW bersabda: "Siapa membaca shalawat kepadaku 100 kali maka Allah SWT akan mengijabahi 100 kali hajatnya 70 hajatnya di akhirat dan 30 di dunia".Dan hadits Rasulullah SAW yang mengatakan: "Perbanyaklah shahawat kepadaku karena dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan"...

Demikian pula seperti tertuang dalam kitab An Nuzhah yang dikutib juga dalam Khozinatul Asror.Diriwayatkan juga Rasulullah di alam barzakh mendengar bacaan shalawat dan salam dan dia akan menjawabnya sesuai jawaban yang terkait dari salam dan shalawat tadi.Dan seperti tersebut dalam hadits beliau bersabda: Hidupku juga matiku lebih baik dari kalian.

Kalian membicarakan dan juga dibicarakan amal-amal kalian disampaikan kepadaku jika saya tahu amal itu baik aku memuji Allah tetapi kalau buruk aku mintakan ampun kepada Allah.(Hadits riwayat Al Hafizh Ismail Al Qadhi dalam bab Shalawat Ala An Nary).Dan Imam Haitami menyebutkan juga dalam kitab Majma Az-Zawaid dia menganggap shahih hadits diatas.

Hal ini jelas bahwa Rasulullah SAW memintakan ampun umatnya di alam barzakh "Istighfar" adalah doa dan doa untuk umatnya pasti bermanfaat.Ada lagi hadits lain Rasulullah SAW bersabda: Tidak seorang pun yang memberi salam kepadaku kecuali Allah akan menyampaikan kepada ruhku sehingga aku bisa mennjawab salam itu.(HR Abu Dawud dari Abu Hurairah).

Sejarah Singkat Shalawat Nariyah.
Sholawat Nariyah adalah sebuah sholawat yang disusun oleh Syekh Nariyah Syekh beliau hidup pada jaman Nabi Muhammad SAW.Sehingga termasuk salah satu sahabat nabi dan beliau lebih menekuni pada bidang ketauhidan.Syekh Nariyah selalu melihat kerja keras Nabi SAW dalam menyampaikan wahyu Allah mengajarkan tentang Islam amal saleh dan akhlaqul karimah sehingga syekh selalu berdoa kepada Allah memohon keselamatan dan kesejahteraan untuk nabi.Doa-doa yang menyertakan nabi biasa disebut sholawat dan syekh nariyah adalah salah satu penyusun sholawat nabi yang disebut sholawat nariyah.

Suatu malam syekh nariyah membaca sholawatnya itu sebanyak 4444 kali.Maka lalu setelah membacanya beliau mendapat karomah dari Allah.Maka dalam suatu majelis beliau mendekati Nabi Muhammad dan minta dimasukan surga pertama kali bersama nabi.Dan Nabi SAW pun mengiyakannya..subhanallah.Ada seseorang sahabat yang cemburu dan lantas minta didoakan yang sama seperti syekh nariyah.Namun nabi mengatakan tidak bisa karena syekh nariyah sudah minta terlebih dahulu.

Mengapa sahabat itu ditolak nabi dan justru syekh nariyah yang bisa para sahabat itu tidak mengetahui mengenai amalan yang setiap malam di amalkan oleh syekh nariyah yaitu mendoakan keselamatan dan kesejahteraan nabinya.Orang-orang yang mendoakan Nabi Muhammad SAW pada hakekatnya adalah mendoakan untuk dirinya sendiri karena Allah sudah menjamin nabi-nabiNya sehingga doa itu akan berbalik kepada si pengamalnya dengan keberkahan yang sangat kuat.

Jadi Nabi SAW berperan sebagai wasilah yang bisa melancarkan doa umat yang bersholawat kepadanya.Inilah salah satu rahasia doa atau sholawat yang tidak banyak orang tahu sehingga banyak yang bertanya kenapa nabi malah didoakan umatnya.Dan untuk itulah jika kita berdoa kepada Allah jangan lupa terlebih dahulu bersholawat kepada Nabi SAW karena doa kita akan lebih terkabul daripada tidak berwasilah melalui bersholawat.

Inilah riwayat singkat sholawat nariyah Hingga kini banyak orang yang mengamalkan sholawat ini tak lain karena meniru yang dilakukan syekh nariyah Dan ada baiknya sholawat ini dibaca 4444 kali karena syekh nariyah memperoleh karomah setelah membaca 4444 kali Jadi jumlah amalan itu tak lebih dari itba atau mengikuti ajaran syekh

Menilik dari semua itu kalau bagi saya pribadi keberadaan shalawat ini sangatlah besar manfaatnya dan bagi yang sering mengamalkannya mudahan saja akan hilang penyakit iri dengkinya serta rezeki kian bertambah.Niat saya menshare Shalawat Nariyah ini adalah semata-mata untuk menyampaikan bahwa dengan berdo'a dan berzikir Insya Allah Allah SWT akan selalu sayang pada kita dan apa yang kita cita-citakan kelak akan terwujud..aamiin.Nah itulah yang bisa bagi kali ini semoga besar manfaatnya bagi kita semua selaku ummat muslim dan terima kasih juga sudah membaca Do'a Shalawat Nariyah dan Manfaatnya.

Sumber: Portal Kementrian Agama RI dan Wikipedia.
Foto: Google.


Blog, Updated at: 5:44:00 PM

88 komentar:

  1. Kita sebagai umat beragama islam harus bangga ya kang karena setiap doa itu selalu ada manfaatnya :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ¬ hal yg tidak pernah terbayangkan kini menjadi kenyataan,dengan keluarga saya untuk AKY SANTORO kami ucapkan banyak terimah kasih karna berkat BANTUAN AKY SANTORO ALHAMDULILLAH keluarga kami bisa lepas dari segala HUTANG HUTANG. karna nomor togel yang di berikan KY SANTORO YAITU-4D. nya BENAR BENAR TERBUKTI TEMBUS 100% DAN SAYA MEMENANGKAN.125 juta.ALLHAMDULILLAH saya bisa menutupi semua tuhang hutang saya.dan MOTOR saya yg dulunya aku gadaikan,kini sudah di tebus kembali.dan kami juga sudah membuka usaha kecil kecilan,kami tidak menduga KY SANTORO TELAH MERUBAH NASIB KAMI DALAM SEKEJAP.dan hanya AKY SANTORO Lah DUKUN TOGEL YANG PALING BERSEJARAH DI KELUARGA KAMI.ini adalah benar benar kisah nyata dari saya.dan saya tidak malu menceritakannya.semua tentang kesusahan yg perna saya jalani.karna di situlah saya mulai berfikir bahwa mungkin masih banyak saudara kami yg membutuhkan bantuan seperti saya.yang ingin seperti saya silahkan hub AKY SANTORO DI NOMOR(_0823_1294_9955_)Atau KLIK DISINI



      DI JAMIN 100% TEMBUS.JIKA ANDA PENUH KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN SILAHKAN ANDA BUKTIKAN SENDIRI.DAN SAYA SANGAT YAKIN BAHWA ANGKA GHOIB YANG DI BERIKAN KY SANTORO DAPAT MERUBAH NASIB ANDA SEPERTI SAYA.SEBELUMNYA SAYA MOHON MAAF KALAU ADA PERKATAAN SAYA YANG KURANG SOPAN.TOLONG DI MAAF KAN.TERIMAH KASIH.THANK'Z ROOMX ZHOBATH.!!!

      Delete
    2. Saya cuma percaya sama allah bukan sama orang lain apalagi dukun.

      Delete
    3. Buat Efendi Nurdiaman setuju sama yang kamu katakan kak..semog diijabah do'a² mu

      Delete
  2. Banyak juga ya kang manfaat dari sholawat Nariyah ini....

    ReplyDelete
  3. Subhanallah ternyata manfaatnya luar biasa sekali ya untuk kita yang suka membacakannya, dan alhamdulillahnya dimesjid dekat rumah saya mah suka dibacakan kang jadi sering dengarnya juga.

    ReplyDelete
  4. Sholawat Nariyah juga sering dikumandangkan untuk puji-pujian selepas adzan sebelum sholat. Waktu kecil malah suka baca saat sering pergi mengaji, kini dah tua malah jadi jarang mas, Maksih juga nih mengingatkan.

    ReplyDelete
  5. sholawat Nariyah adalah sebuah sholawat yang bagus jika kita laksanakan pada setiap malam dan setiap saat, kemujaraban manfaatnya akan segera terasakan bagi kita yang rajin, ikhlas dan khusu menjalankannya.


    artikelnya udah mulai menyejukkan, sebagai pertanda admin sudah mulai menua......Alhamdulillah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhahaa...adem ya Kang..ada Es nya dong.

      Delete
  6. izin save aja ya mas, nanti coba saya amalkan buat sebelum dan sesudah tidur juga :)

    saya kalo ngafalin lama jadi biasanya sambil pegang hp baca di hp hehe

    ReplyDelete
  7. Terima kasih sudah mengingatkan, mdh2an bisa segera mengamalkan.

    ReplyDelete
  8. penting untuk diamalkan, untuk kemajuan rohani,
    kalo kemajuan blog baca tips seonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu sholawat nariyah, baca sebanyak banyaknya sehabis sholat. Minimal 11x
      Insya Allah bermafaat

      Delete
  9. Dengan melihat sejarah tersusunya shalawat yang disusun oleh Seykh Nariyah, sudah sangat jelas shalawat ini merupakan sebuah bacaan doa yang sangat mulia. Jadi menurut kami pribadi, shalawat merupakan bentuk pemuliaan dan sanjungan kita kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW.

    ReplyDelete
    Replies
    1. saudaraku, coba antum cari nama2 shahabat dalam kitab2 salaf.. antum takkan pernah ketemu yang namanya nariyah.
      ini adalah cerita dusta, dan hadist yang disampaikan juga dusta yang mengatakan nariyah meminta rasullullah untuk meminta masuk surga duluan

      Delete
    2. Anda adalah orang tolol tidak nurut kyai sepuh padahal nasab ilmunya sudah benar jgn sok tau pake kudung palsu amalan gak onok KaKean bacot asu koe

      Delete
    3. Gkda beda nya ama kebo.. Nurut aja apa yg di katakan kyai nya.. Cerita palsu pun di percaya

      Delete
    4. Ray mambu hati hati ya dg hijab Allah dikarenakan ucapan kita, sekedar mengingatkan

      Delete
    5. Ya allah mba berhijab ko ngomong gt, sy membaca sholawt itu dan alhamdulillah lbh tenang hati dan rezeki ada aja ko

      Delete
  10. subhanallah, saya iri sama yang bisa membaca shalawat itu mas.

    ReplyDelete
  11. Subhanallah..begitu besar dan bermanfaat sekali, terimakasih bang informasinya..

    ReplyDelete
  12. Subhanallah..begitu besar dan bermanfaat sekali, terimakasih bang informasinya..

    ReplyDelete
  13. Mampir lagi Kawan. Semoga sehat selalu.

    ReplyDelete
  14. Hello dear friend.
    Good Thursday to you.
    Teb.

    ReplyDelete
  15. Have a nice day and a nice weekend.
    Teb.

    ReplyDelete
  16. Have a nice day and a nice weekend.
    Teb.

    ReplyDelete
  17. subhanalloh ,, jika kita benar benar memahami nya pasti hati akan bergetar membacanya ...

    ReplyDelete
  18. masyaAllah. semoga kita bisa mengamalkannya

    ReplyDelete
  19. Absolutely nothing is freely available nowadays, but guarantee that you Buy facebook reviews just from valid sources for successful recognition on the internet. buy facebook 5 star review

    ReplyDelete
  20. Subhanallah.. Sy rncn mau mengamalkan. Smg sj buis melunasi hutang2 sy...

    ReplyDelete
  21. Dari mana sumber cerita ini dan penyusun sholawat ini tdak benar sama sekali jganlah klo tdk tahu tentang sesuatu jgn buat sendiri itu merusak ilmiyah namanya.yg benar tentang sholawat ini adalh anda lihat di kitap hkozinatul asror dan kitap afdholus sholawat.

    ReplyDelete
    Replies



    1. search

      Warta
      Nasional
      Daerah
      Internasional
      Risalah Redaksi
      Keislaman
      Ubudiyah
      Syariah
      Bahtsul Masail
      Ekonomi Syariah
      Shalat
      Thaharah
      Nikah/Keluarga
      Ilmu Hadits
      Zakat
      Jumat
      Tasawuf/Akhlak
      Jenazah
      Puasa
      Tafsir
      Warisan
      Ilmu Tauhid
      Fiqih Perbandingan
      Ramadhan
      Wawancara
      Khutbah
      Hikmah
      Taushiyah
      Doa
      Tokoh
      Fragmen
      Ekonomi
      Ngobrolin Duit
      Pemberdayaan
      Pesantren
      Opini
      Pustaka
      Humor
      Pendidikan Islam
      Esai
      Quote Islami
      Riset Keagamaan
      Anti-Hoaks
      Puisi
      Cerpen
      Lingkungan
      Tentang NU


      Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Delete
  22. subhanallah. semoga bermanfaat buat kita semua amin

    ReplyDelete
  23. TOLONG DITINJAU & KOREKSI
    PENULISAN SHOLAWAT TSB. BYK YG TIDAK SESUAI DGN PENULISAN ARABNYA
    JANGAN SAMPE SESAT MENYESATKAN.

    ReplyDelete
    Replies
    1. SAYA JUGA BINGUNG DIMANA ADA SHAHABAT YANG BERNAMA SYEKH NARIYAH? YANG NAMANYA SAHABAT NABI ITU ADALAH HIDUP SEMASA NABI MUHAMMAD SAMPAI BELIAU WAFAT DAN PERNAH BERTEMU NABI MUHAMMAD

      Delete
    2. Jika bingung pean datang ke kiyai NU, atau habib habib NU, misalnya ke KH Muafiq, ke habib Luthfi, ke yai Jamal, itu yai sepuh semua biar hati pean adem, ngoten nggeh, nek jenengan Wahabi ya amalkan keyakinan pean, dg khusuk jangan nilai ibadah orang lain , biar tidak jdi penyakit hati yg ujung ujungnya jadi hijab Allah.

      Delete
  24. Subhanallah, semoga kita semua dirahmati oleh
    اللہ

    ReplyDelete
  25. Bacaan sholawat yang anda tulis beberapa ga sesuai dengan tulisan arabnya. Hati-hati ya

    ReplyDelete
  26. subhanalloh, begitu besar manfaat sholawat nariyah. semoga bisa mengamalkan. amin.

    ReplyDelete
  27. tulisan indonesia dari arabnya mohon diperbaiki

    ReplyDelete
  28. INI LAH YANG DINAMAKAN MENGADA-ADA DALAM PERKARA IBADAH. TIDAKKAH CUKUP DENGAN SHOLAWAT YANG ROSULULLAH SAW. CONTOHKAN?. APA LAGI MENGATAKAN BAHWA PENGARANG SHOLAWAT NARIYAH ADALAH SEORANG SAHABAT NABI. MANA ADA SAHABAT NABI YANG BERNAMA NARIYAH YA AKHI? COBALAH ANTUM CARI DI DALAM KITAB-KITAB ULAMA' SALAF, TIDAK ADA YA AKHI SAHABAT NABI YANG BERNAMA SYEHK NARIYAH ITU.

    ReplyDelete
    Replies


    1. Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Delete


    2. Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Delete
  29. Daftarkan Diri Anda Sekarang Juga Di www.bolacasino88.com Agen Judi Online Terpercaya Di Asia.

    Pelayanan Yang Professional Dan Ramah
    Di Jamin 100% Tidak Adanya BOT Dan ADMIN.

    - Minimal Deposit 20.000
    - Minimal Withdraw 50.000

    Dapatkan Hot Promo Kami Seperti :

    - Bonus Refferal Seumur Hidup
    - Bonus Sportsbook 100%
    - Cashback Sportbook 5% - 15%
    - Bonus Deposit Games 10%
    - Cashback Games 5%
    - Bonus Komisi Casino 0,8%

    NB : Syarat Dan Ketentuan Berlaku

    Nikmati 7 Permainan Dalam 1 Web Seperti:

    - Sports
    - Live Casino
    - Togel
    - Poker
    - Slot Games
    - Nomor
    - Financial

    Untuk Informasi Lebih Lengkap Silahkan Hubungi Customer Service Kami :

    - Live Chat 24 Jam Online
    - No Tlp ( +855962671826 )
    - BBM ( 2BF2F87E )
    - Yahoo ( cs_bolacasino88 )
    - Skype ( bola casino88 )
    - Facebook ( bolacasino88 Official )


    Hotnews : https://prediksitogelgoyangasoi.blogspot.com/2017/11/paul-pogba-dan-zlatan-ibrahimovic-pulih.html

    ReplyDelete
  30. SubhanAllah, Jjur awalnya saya antara percaya dan tdk percaya dulu saya sering banget mengamalkan sholawat ni paling sedikit 7x setiyap saya menginginkan sesuatu katakanlah mngkin ringan saya baca 7x dan sekiranya agak mustahil saya baca sebanyak2nya sekuat saya dan saya selalu mendapatkan yang saya mau. Percaya tdk percaya tapi selalu tercapai. Mungkin bisa buat motifasi asal yakin lillahitaAllah insyAllah terkabul. Selamat mencoba

    ReplyDelete
  31. ACEPOKER99.com

    Situs game online terbaik di indonesia.
    Rasakan sensasi permainan 100% Player Vs Player dengan minimal Deposit / Withdraw sebesar Rp.25.000.

    Bonus luar biasa yang kami hadirkan berupa :
    * Bonus Referral 20%.
    Ajak teman-teman anda bermain bersama anda di AcePoker99.com, potongan meja kemenangan teman anda akan kami kali sebanyak 20% dan akan di bagikan

    secara otomatis tanpa di claim.

    * Bonus Double Cashback
    Kumpulkan Turnover mu sebanyak - banyak nya dalam 1 minggu, kami akan membagikan bonus turnover kepada anda yang berhasil mengumpulkan minimal 1

    juta Turnover, semakin banyak turnover yang kalian raih,semakin banyak juga bonus yang kalian dapatkan.

    AcePoker99.com juga menyediakan 7 Games dalam 1 User ID:
    - Poker Online
    - Domino QQ
    - Bandar Q
    - Bandar Poker
    - Capsa Susun
    - Adu Q
    - Sakong Online

    Dibantu dengan 5 bank local aktif untuk mempermudah transaksi : BCA, BNI (24JAM), BRI(24JAM),MANDIRI(24JAM), DANAMON (24JAM)

    Ayo !! Buruan gabung bersama kami di Pokerace99 Agen Judi Poker Online Terpercaya di Indonesia Dan rasakan sensasi bermain bersama kami !

    Link untuk daftar >> http://www.acepoker99.net/Register.aspx?lang=id

    BBM : D8986EBB
    WECHAT : AcePkr
    WHATSAPP : +85587698009

    ReplyDelete
  32. sholawat ini namanya sebenernya bukan nariyah. tapi menurut sayyid muhammad almaliki, adalah sholawat TAZIYAH. (dinisbatkan kepada Imam Attaziy almaghribiy). beliau, Imam Abul Mawahib Attaziy allaghribiy setahu saya bukan dari kalangan sahabat, tp dari salafussholih. lagian para shohabat nabi ndak ada yg namanya syekh nariyah. heuheuheu.....
    walaupun sebenernya ada beberapa sumber yang menyatakan bahwa sholawat ini adalah doanya imam zainal abidin ra. lalu oleh para salaf, ditulis dalam kitab mereka shg khalayak ramai mengira bahwa sholawat tafrijiyah ini karangan ulama tsb. selain itu, ulama lain ada yg menyebutnya dengan nama: sholawat qurthubiyyah, sholawat tafrijiyah, sholawat maghribiyah, sholawat miftahul kanzul muhith dll. sekian ulasan ini. mohon maaf bila ada salah kata. wallahu a'lam

    ReplyDelete
  33. izin untuk save dan sharing artikel ini ya mas

    ReplyDelete
  34. astagfirullah, ini kesesatan yang nyata yang menyesatkan ummat

    ReplyDelete
    Replies


    1. Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Nak jangan gampang menyesatkan ibadah orang lain, jaga ucapan agar tidak jadi hijab dihati, sebab jika kita terhijab karena ucapan kita Eman Eman ibadah kita

      Delete
  35. TIDAK ADA HADITS DARI RASULULLAH UNTUK MENGAMALKAN SHALAWAT NARIYAH, YANG ADA ALLOHUMMA SHOLLI ÁLA MUHAMMAD WA ÁLA ALI MUHAMMAD

    ReplyDelete
    Replies


    1. Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Delete
  36. Solawat nariyah....saya suka..saya suka...

    ReplyDelete
  37. Sholawat syirik. Saya habaib berlepas diri dari sholawat syirik ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. *Maaf saya hormati jika benar saudara adalah habaib, tpi banyak habaib lain yg tidak mensyirikan sholawat Nariya*



      Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Delete
  38. Sarat dan ketentuan berlaku masbrooooo...riba mematahkan segalanya

    ReplyDelete
  39. Yuk gabung segera di agen poker terbaik dan terpercaya ^_^ dan tidak ketinggalan juga loh banyak bonus di BenderaQQ.
    Nikmati berbagai keuntungan bermain di BenderaQQ !!!
    BONUS EXTRA TurnOver/Cashback 0.5% Setiap Minggu dibagikan pada Hari Rabu Dan Sabtu
    * Bonus Referral 20% Seumur Hidup!!
    * Minimal deposit/withdraw hanya "15.000"
    * Game bisa dimainkan via HP Android/Iphone IOS
    * Menyediakan 7 Game : Bandar Q - Bandar Poker - Adu Q - Domino QQ -Poker - Capsa Susun - Sakong (New)
    * Pelayanan CS 24/7 Untuk Melayani Member Deposit/WD Serta Keluhan-Keluhan Member lho.
    Info Lengkap Hubungi :
    🌐 Link Alternatif : benderaqq.cf
    📲 Pin BBM : D1CD3A22
    ☎️ Telepon/WA : +855.155.907.51
    📧 YahooMail (YM) : cs.BenderaQQ
    📱 Instagram : QQBendera
    󰀀 Facebook : https://www.facebook.com/RealQQBendera/

    ***Terima Kasih Salam ALL IN***

    ReplyDelete
  40. Alhamdulillah bisa buat anak cepet tidur, tiap kali gendong anak klo gak bisa tidur saya bacakan solawat ini terus sampe tertidur.. semoga membawa barokah

    ReplyDelete
  41. Melihat beberpa komentar yg ada yg mnyatakan bahwa sholawat ini ngak ada dalilx. Tp yg jelas ketika sholawat ini saya baca karena ada keinginan tertentu pasti selalu tercapai dan pendapatan rezeki semakin lancar tidak seperti biasanya klongak saya baca...jado kembali kpada keyakinanmasing2 aja.

    ReplyDelete
  42. hanya sholawat Ibrahimiyah yang diajarkan oleh Rasulullah (spt teks sholawat pada bacaan tahiyat akhir)....maka amalkanlah apa yang menjadi contoh Rasulullah....jangan membuat2 sendiri atau meniru2 syariat diluar tuntunan Rasulullah....karena semua amalan akan ada pertanggungjawabannya kelak.... dan kita tentunya tidak ingin bersia2 dangan amalan kita...mungkin didunia kita mendapat kemuliaan namun di akhirat kelak bisa jadi amalan tersebut malah menjatuhkan kita ke dalam api neraka...wallahu a'lam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sok tertib wing iki setiap hai baca sholawat Ibrohim brooo... Ini sholawat sahabat nabi id jgn sok tau kau wes goblok panggone wong munafik kau sok suci tai anjing Cok jancok karepmu Kabeh langsung kenabi jd kamu tau Islam langsung dari nabi hahah metaoh Patek rehh

      Delete
    2. Situ islam? Nggak malu sama omonganmu yg super sampah itu? Diajarkan yg benar kok malah ngeyel!! Sholawat nariyah itu karangan saja dan nabi TIDAK PERNAH mengajarkan shalawat ini!
      Coba tonton ini https://m.youtube.com/watch?v=31i75A_njG4 dan dipersilahkan juga baca ini https://m.facebook.com/rumaysho/posts/10151538385521213

      Delete


    3. Share
      HARI SANTRI 2016
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?
      Apa dan Siapa Pengarang Shalawat Nariyah?

      Abdullah, NU Online | Kamis, 29 September 2016 22:03
      Jakarta, NU Online
      Sebagian kalangan mempertanyakan dan bahkan menuding tak berdasarnya Shalawat Nariyah yang akan dibacakan warga NU pada malam peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober mendatang. Pokok persolannya, menurut mereka adalah tidak diketahui pengarangnya.

      Dewan Pakar Aswaja NU Center Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin mengatakan, jika beralasan karena ketidakjelasan siapa pengarangnya, maka Mufti Mesir, Syaikh Ali Jumah yang digelari Allamah Ad-Dunya, mendapat sanad yang sempurna dari gurunya Syaikh Abdullah al-Ghummar.

      Syaikh Abdullah al-Ghummar, menurut Ma’ruf, adalah seorang ahli hadits dari Maroko, yang sampai kepada muallif (pengarang) Shalawat Nariyah Syaikh Ahmad At-Tazi al-Maghribi (Maroko).

      “Kesemuanya secara musyafahah, menyampaikan bacaan shalawat tersebut dari guru kepada muridnya secara langsung,” katanya kepada NU Online melalui surat elektronik, Rabu (28/9).

      Sementara nama Shalawat Nariyah, ada kalangan alergi dengan ‘nar’ yang memang populer dengan sebutan Nariyah. Sebagian orang menganggap bahwa makna ‘nar’ adalah neraka, ‘iyah’ adalah pengikut, yang disimpulkan‘pengamal nariyah’ adalah pengikut ahli neraka.

      Maka, hal itu sangat tidak tepat. Perhatikan dalam Al-Qur’an berikut ini:

      إِذْ رَأَىٰ نَارًا فَقَالَ لِأَهْلِهِ امْكُثُوا إِنِّي آنَسْتُ نَارًا لَعَلِّي آتِيكُمْ مِنْهَا بِقَبَسٍ أَوْ أَجِدُ عَلَى النَّارِ هُدًى

      “Ketika ia (Musa) melihat api, lalu berkatalah ia kepada keluarganya: "Tinggallah kamu (di sini), sesungguhnya aku melihat api, mudah-mudahan aku dapat membawa sedikit daripadanya kepadamu atau aku akan mendapat petunjuk di tempat api itu". (Thaha: 10)

      Menurut Syaikh Abdullah al-Ghummari, penamaan dengan Nariyah karena terjadi tashif atau perubahan dari kata yang sebenarnya taziyah. Sebab keduanya memiliki kemiripan dalam tulisan Arab, yaitu النارية dan التازية yang berbeda pada titik huruf. Di Maroko sendiri shalawat ini dikenal dengan shalawat Taziyah, sesuai nama kota pengarangnya.

      Sementara dalam kitab Khazinatul Asrar, sebuah kitab yang banyak memuat ilmu tasawuf dan tarekat karya Syaikh Muhammad Haqqi Afandi An-Nazili, disebutkan bahwa Syaikh Al-Qurthubi menamai shalawat ini dengan nama Shalawat Tafrijiyah, yang diambil dari teks yang terdapat di dalamnya yaitu (تنفرج).

      Demikian halnya Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani menyebut dengan nama shalawat At-Tafrijiyah dalam kitabnya Afdlal ash-Shalawat ala Sayidi as-Sadat pada urutan ke 63.

      “Semua syubhat (propaganda) dalam shalawat Nariyah telah kita ketahui dalilnya sehingga boleh kita amalkan. Akan tetapi, jika penolakannya, keengganannya dan keberatannya karena kebencian kepada kami para santri, maka tak cukup 1000 dalil untuk memuaskan dahaga kebenciannya,” pungkas anggota LBM PWNU Jatim ini. (Abdullah Alawi)

      Delete
  43. Mohon diralat yg benar itu husnul khotimah...

    ReplyDelete
  44. Saya waktu masih mengaji .... saya khatam banget baca surat nariyah ... kenapa saya lupa yah sekarang

    ReplyDelete
  45. Dapatkan freechips 10rb untuk member baru hanya di S1288poker. HOKI KAMU ADA DISINI
    Info Lebih Lanjut Bisa Hub kami Di :
    BBM : 7AC8D76B
    WA : 087782869981

    ReplyDelete
  46. Sangat membantu artikel nya teruslah mem-post artikel yang bermanfaat dan jangan lupa share and kunjungi juga website mp3 kami http://eskymp3s.wapque.com moga sukses selalu pak..

    ReplyDelete

SEO Reports for seoblogger-google.blogspot.com Website Monitoring - InternetSupervision.com
seo checker

Artikel Seo Friendly